Munculkan Minat Tinggi pada Kriptoo, Tokocrypto Berpartisipasi dalam Bulan Fintech Nasional 2023 – Fintechnesia.com

Apartemen307 Dilihat


FinTechnesia.com | Tokocrypto mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia melalui aset kripto. Komitmen ini sejalan dengan tema 5th Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2023 dan Bulan Fintech Nasional (BFN) 2023.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI) dan pelaku industri fintech kembali bersinergi untuk menyelenggarakan Bulan Fintech Nasional sekaligus Indonesia Fintech Summit & Expo 2023. Acara ini diharapkan dapat membuat masyarakat lebih mengenal dan memahami berbagai produk dan layanan fintech di Indonesia.

CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis menjelaskan, financial technology (fintech) telah menjadi salah satu pilar penting dalam perekonomian digital Indonesia. Selain mempermudah transaksi, fintech juga berperan dalam meningkatkan inklusi keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Kerja sama antara berbagai pemangku kepentingan dalam industri fintech menjadi sangat penting dalam konteks tema “Accelerating Growth” yang diusung oleh IFSE 2023. Tokocrypto sebagai #ExchangeIndonesia, bersama dengan perusahaan fintech lainnya, berkomitmen untuk bekerja sama dalam menciptakan ekosistem yang kuat dan berkelanjutan bagi ekonomi digital Indonesia.

Baca juga: Kembangkan Kripto dan Blockchain, Ini Langkah Tokocrypto

Ekonomi digital Indonesia terus tumbuh di tahun 2023, menurut laporan e-Conomy SEA 2023  yang disusun Google, Temasek, dan Bain & Company selama beberapa tahun terakhir, ekonomi digital Indonesia bertumbuh stabil dan diperkirakan akan mencapai gross merchandise value (GMV) US$ 82 miliar pada tahun 2023. Angka ini tumbuh 8% year on year (yoy). 

Indonesia siap menjadi ekonomi digital Asia Tenggara pertama yang mencapai GMV sekitar US$ 110 miliar pada tahun 2025. Potensi besar dalam ekonomi digital Indonesia ini harus dijaga dan dioptimalkan.

Baca Juga  Itama Ranoraya (IRRA) Bangun Pabrik Kantong Darah Bersama Palang Merah Indonesia (PMI) - Fintechnesia.com

Sementara itu, jumlah total investor kripto di Indonesia mencapai 18,06 juta orang hingga Oktober 2023 dengan nilai transaksi sebesar lebih dari Rp 10,5 triliun. Jumlah ini menunjukkan bahwa aset kripto telah menjadi bagian penting dari ekonomi digital Indonesia.

“Tokocrypto percaya bahwa aset kripto memiliki potensi untuk menjadi penggerak baru ekonomi digital Indonesia,” kata Yudho, Jumat (1/12).

Aset kripto menawarkan berbagai manfaat bagi ekonomi digital dan memungkinkan individu untuk mengelola dan mengembangkan kekayaan mereka secara lebih inklusif dan merata. “Ini bukan hanya tentang kemudahan bertransaksi, tetapi juga tentang memberikan kesempatan kepada lebih banyak orang untuk mengambil bagian dalam ekonomi digital.”

Dalam meningkatkan potensi ekonomi digital, Tokocrypto tidak sendiri, namun berkolaborasi dengan berbagai pihak. Tokocrypto telah bekerja sama dengan berbagai platform fintech untuk menciptakan inklusif layanan keuangan.

Mulai dari Xendit, OVO, GoPay hingga sektor perbankan dengan Blu by BCA Digital sebagai mitra pembayaran digital yang aman dan nyaman untuk platform investasi khususnya kripto di Tokocrypto. Kolaborasi ini menghasilkan berbagai macam kemudahan dan kenyamanan transaksi dan meningkatkan fleksibel bagi setiap pengguna.

“Ini adalah langkah penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia dan memperluas akses bagi semua orang,” kata Yudho. (jun)



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *